Liburan memang menyenangkan namun terasa hambar jika kita hanya berdiam diri tanpa kegiatan. Destinasi liburan seakan dibutuhkan untuk pencerahan tujuan. Baik sekedar berwisata hanya melepas penat atau menikmati keindahan tempat yang mengesankan.
Edisi kali ini jejak kaki wisata menceritakan salah satu tempat yang berada di Selatan Sukabumi, Pantai Ujung Genteng. Ujung Genteng berasal dari kata ujung yang artinya terletak di akhir atau sudut di wilayah Jawa Barat, dan genteng yang dalam cerita sebenarnya berasal dari kata gunting karena jika dilihat dalam peta bentuk pantainya seperti gunting. Sehingga tempat ini dikenal dengan nama Ujung Genteng. Berikut adalah ulasan mengenai destinasi wisata Ujung Genteng.
Perjalanan
Ujung Genteng terletak sekitar 135 km dari Kota Sukabumi dengan waktu tempuh 4 hingga 5 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Akses jalan menuju Ujung Genteng terbilang cukup bagus, hanya saja lamanya perjalanan terkadang membuat raga lelah. Setibanya di sana sambutan pesona alam selatan Sukabumi yang indah telah menghipnotis kita untuk terus memandangnya.
Perjalanan menuju Ujung Genteng dapat dilakukan dengan menggunakan transportasi publik, hanya saja tidak dapat mengunjungi semua tempat dikarenakan akses jalan dan jembatan belum mendukung. Kondisi ini tidak mengurangi daya tarik Ujung Genteng, hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 8.000/motor dan Rp 18.000/ mobil, wisatawan telah dimanjakan dengan pemandangan yang menawan.
Satu catatan khusus bagi yang menggunakan kendaraan pribadi untuk memperhatikan bahan bakar kendaraan karena jarak tempat pengisian bahan bakar saling berjauhan. Selain itu, pengunjung disarankan untuk melakukan perjalanan pada siang hari karena di malam hari terkendala gelapnya malam yang pekat akibat minimnya penerangan. Tak lupa keuangan sangat diperhatikan mengingat sulit sekali kenemukan mesin ATM di sana.
penginapan
Setelah sampai di Ujung Genteng kita bisa menikmati aroma damainya pantai dan mencari penginapan untuk beristirahat serta menyimpan barang. Harga penginapan yang ditawarkan cukup relatif seperti homestay berkisar antara harga Rp 60.000 hingga Rp 300.000 per malam, dimana wisatawan sudah dapat menginap di tempat yang bersih dan nyaman. Dalam memilih tempat menginap harus disesuaikan dengan isi kantong yang kita miliki dan juga banyaknya orang. Jika cuaca di Ujung Genteng sedang bersahabat, kita bisa menikmati sunrise (matahari terbit) dan sunset (matahari terbenam) di hari yang sama.
Destinasi Wisata
Pantai Kalapa Doyong
Kawasan Ujung Genteng berderet pantai-pantai yang indah dan berpotensial dengan keunikannya tersendiri. Selain Pantai Ujung Genteng, pantai lain yang indah dan potensial adalah Pantai Kalapa Doyong (Kelapa Condong) yang cocok untuk menikmati sunset dengan susunan pantai yang berkarang. Hal yang menyenangkan lainnya, kita bisa menikmati pemandangan biota laut namun perlu diperhatikan untuk menggunakan sepatu khusus (sepatu boat) sebagai alas kaki karena masih banyaknya spesies bulu babi di pantai ini.
Pantai Pangumbahan
Kurang lengkap rasanya mengunjungi Ujung Genteng tanpa ke Pantai Pangumbahan. Pantai Pangumbahan dikenal sebagai tempat penangkaran penyu, ditambah dengan hamparan pasir putihnya yang memanjakan mata. Disini kita bisa melihat aktivitas dari si Tukik (anak penyu) dan melepaskannya ke laut lepas pada sore hari. Hanya dengan membayar tiket masuk Rp 10.000 per orang, kita pun bisa merasakan pengalaman yang cukup langka yaitu melihat bertelurnya Penyu Hijau pada malam hari.
Pantai Batununggul dan Pantai Ombak Tujuh
Tempat ini sering dijadikan sebagai lokasi surfing kelas dunia, karena ombaknya yang sangat mendukung untuk dilakukannya olahraga tersebut. Walaupun letaknya cukup jauh dengan akses jalan yang terjal dan curam, pengunjung dapat menyewa ojeg wisata dengan membayar ongkos Rp 100.000 per orang.
Villa Amanda Ratu
Tempat ini cocok sebagai tempat beristirahat setelah pulang dari Pantai Ujung Genteng atau sebelum mengunjungi Ujung Genteng. Disini kita bisa menikmati hamparan laut dan deburan ombak sambil beristirahat santai. Tiket masuk lokasi ini yaitu dengan membayar Rp 5000 per orang.
Curug Luhur Suhunan
Jika bosan dengan suasana pantai, di kawasan Ujung Genteng ini kita bisa mengunjungi wisata air terjun. Curug Luhur Suhunan sendiri terletak di daerah Surade. Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 5000 per orang, kita disuguhkan pemandangan air terjun dari luhur atau atas dan suhunan atau bersusun, dan kita bisa melihat air terjun ini dari posisi atas. Menarik bukan?
Curug Cikaso
Curug Cikaso merupakan salah satu air terjun yang banyak dikunjungi wisatawan. Untuk mencapai ke lokasi ini relatif mudah, dari tempat parkir kendaraan pengunjung bisa memilih akses untuk berjalan kaki menyusuri ladang penduduk atau dengan menaiki perahu yang disewa dari penduduk dan menyusuri Sungai Cikaso kearah hilir. Perjalanan dengan menaiki perahu sangat menyenangkan, aliran sungai yang tenang dan pemandangan di kiri dan kanan sungai sangat menarik untuk dinikmati. Jika berkunjung kesini, alangkah baiknya menyesuaikan dengan cuaca agar pengunjung dapat menikmati keindahan air terjunnya yang cukup tinggi dan sangat indah dengan menggeruk saku dompet sebesar Rp 60.000 per perahu yang bisa mengangkut kurang lebih 8 orang.
Wisata ke Pantai Ujung Genteng adalah wisata alam yang lengkap, karena kita benar menyatu dengan alam. Selain pantai dan air terjun sebenarnya kita bisa menikmati muara tempat bertemunya air sungai dan laut serta melihat aktivitas nelayan yang menjual hasil tangkapannya di Tempat Pelelangan Ikan. Keindahan kawasan Pantai Ujung Genteng memang sangat menawan. Meskipun fasilitas yang tersedia terbatas dan terbilang sederhana, namun sejauh ini masih cukup memadai. Bagi yang menggemari alam pantai dan petualangan, kawasan Pantai Ujung Genteng akan menjadi pilihan destinasi yang sangat tepat. Meskipun terletak di ujung, namun berwisata di kawasan ini seolah tak ada ujungnya dan tak ada habisnya.







0 komentar:
Post a Comment